Penghinaan Syi’ah Terhadap Al-Hasan bin ‘Ali

lagi lagi…..
Penghinaan demi penghinaan, pelecehan demi pelecehan terus mereka lontarkan kepada Rasulullah dan para shahabatnya, termasuk didalamnya Ahlul bait tercinta seperti Fathimah dan lainnya. Kali ini, giliran Al-Hasan bin Ali yang dijuluki Rasulullah sebagai pemimpin pemuda ahlil jannah yang mendapatkan ‘jatah’. Baca selebihnya »

Kata Mereka: “Ali Lebih Dulu Masuk Surga dari Nabi”

Kedustaan demi kedustaan dan penghinaan demi penghinaan terhadap Rasulullah terus mereka lancarkan. Sikap berlebihan atas Ali juga terus mereka munculkan.
Kali ini kita akan saksikan sikap lancang mereka terhadap Rasulullah dan sikap berlebihan mereka terhadap Ali. Baca selebihnya »

Penghinaan Syi’ah Terhadap Rasulullah dan Fathimah (2)

Heboh……………
Pada beberapa edisi lalu telah kita sebutkan penghinaan Syi’ah terhadap Rasulullah dan Fathimah, yaitu kata mereka bahwa Rasulullah tidak tidur sampai mencium pipi Fathimah dan antara kedua payudaranya. Ternyata tidak hanya sampai disitu, At-Tabrizi Al-Anshari dalam kitabnya Al-Lum’atul Baidha’ Hal.235 menambahkan: “Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mengusap-usapkan wajahnya diantara kedua payudara Fathimah disetiap siang dan malam, juga menciuminya dan berlezat-lezat ketika menciuminya. Atas dasar ini, ia (Fathimah) disebut Raihana diri nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam….” Baca selebihnya »

Sikap Berlebihan Syi’ah Terhadap Ali dan Fathimah

Muhammad Al-Mas’udi, salah seorang ‘ulama Syi’ah mengatakan dalam kitabnya Al-Asrarul Fathimiyah Hal.98: “Kalau bukan karena ‘Ali tidak akan diciptakan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan kalau bukan karena Fathimah tidak akan diciptakan keduanya.” Baca selebihnya »

Syi’ah dan Klaim Mereka Sebagai Pengikut ‘Ali

Kaum Rafidhah mengklaim bahwa mereka mengikuti Ali radhiallahu ‘anhu, padahal beliau tidak mengkafirkan orang-orang yang ikut dalam perang Jamal dan Shiffin sedangkan Rafidhah mengkafirkan dan melaknat mereka…. sebenarnya, siapa yang mereka ikuti?!!! Baca selebihnya »

Ternyata Rabb Mereka berbeda dengan Rabbnya Abu Bakar Ash Shiddiq

Ni’matullah Al Jazairi berkata dalam kitabnya Al-Anwar An-Nu’maniyah 2/278: “Sesungguhnya kami tidak akan pernah berkumpul bersama mereka (Ahlus Sunnah/Sunni) diatas satu Rabb (Tuhan), satu Nabi, dan satu Imam. Sebab, mereka meyakini bahwa Rabb mereka adalah (Rabb) Yang mengangkat Muhammad sebagai nabi-Nya dan Yang mengganti setelahnya dengan Abu Bakar (maksud mereka adalah Allah). Kami tidak sepakat dengan jenis Rabb seperti ini tidak pula dengan jenis nabi seperti ini. Bahkan kami katakan: Sesungguhnya Rabb Yang (menjadikan) pengganti nabi-Nya adalah Abu Bakar bukanlah Rabb kami dan nabi itu juga bukan nabi kami.” Baca selebihnya »

Kata Mereka: “Umar bin Khattab Tukang Homo”

Ni’matullah Al-Jazairi dalam kitabnya Al-Anwar An-Nu’maniyah 1/63, Zainuddin An-Nabathi Al-Bayadhi dalam kitabnya Ash-Shirathul Mustaqim 3/28, berkata: “Sesungguhnya Umar terjangkiti sebuah penyakit yang tidak akan sembuh kecuali dengan sperma laki-laki (tukang homo), dan neneknya adalah anak zina.” Baca selebihnya »

Kata Mereka: “‘Aisyah Adalah Keledai Betina Kecil”

Seorang Syaikh Syi’ah berkata dalam pidatonya:
“Mengapa ‘Aisyah dijuluki Al-Hamra/Humaira…”
Katanya: Humaira adalah isim tashgir dari himara (keledai betina kecil).
Na’udzubillah, istri tercinta Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam diejek seperti itu, mana adab mereka terhadap Rasulullah! Baca selebihnya »

Penghinaan Syi’ah Terhadap Rasulullah dan Fathimah

Al-Majlisi dalam kitabnya Biharul Anwar Juz.43 berkata:
Bab Tarikh Sayyidah Nisa-il ‘Alamin wa Bidh’ati Sayyidil Mursalin
“Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tidak tidur sampai mencium pipi bagian atas Fathimah dan meletakkan wajahnya di antara kedua payudara-nya kemudian mendo’akannya.”
Dalam riwayat lain: “Sampai mencium pipi bagian atas Fathimah atau (mencium) antara kedua payudaranya.” Baca selebihnya »

Kata Mereka: “‘Aisyah, Zubair, dan Tholhah Lebih Buruk dari Anjing dan Babi”

Al-Khumaini dalam kitabnya Ath-Thaharah 3/457 berkata: “
Sucinya An-Nashib (Pembenci Ahlul bait) dan Al-Kharij (Pemberontak Ali) karena tujuan Dunia dan selainnya
Adapun semua sekte Nawashib bahkan Khawarij maka tidak ada dalil tentang najisnya mereka, walaupun mereka lebih dahsyat adzabnya dari orang-orang kafir. Baca selebihnya »