SEKELUMIT TENTANG KEUTAMAAN ‘UTSMAN BIN ‘AFFAN

‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu adalah shahabat yang terkenal dengan julukan Dzunnurain (seorang yang memiliki dua cahaya), menantu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, dan salah satu  generasi terawal dalam menerima Islam, seorang Al-Khulafa`ur Rasyidun yang ketiga, bahkan beliau termasuk salah satu dari sepuluh shahabat yang telah mendapat kabar gembira kepastian masuk Al-Jannah, sekaligus beliau adalah orang yang para malaikat malu kepadanya.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim (hadits no. 2401) dan Ibnu Hibban (6907) serta selain keduanya dari hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata :

أَنَّ عَائَشِةَ قَالَتْ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مُضْطَجِعًا فِي بَيْتِي، كَاشِفًا عَنْ فَخِذَيْهِ، أَوْ سَاقَيْهِ، فَاسْتَأْذَنَ أَبُوْ بَكْرٍ، فَأَذِنَ لَهُ، وَ هُوَ عَلَى تِلْكَ الحَالِ، فَتَحَدَّثَ، ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ فَأَذِنَ لَهُ، وَ هُوَ كَذَلِكَ، فَتَحَدَّثَ، ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُثْمَانُ، فَجَلَسَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَ سَوَّى ثِيَابَهُ، فَدَخَلَ فَتَحَدَّثَ، فَلَمَّا خَرَجَ قَالَتْ عَائِشَةُ : دَخَلَ أَبُوْ بَكْرٍ فَلَمْ تَهْتَشَّ لَهُ، وَ لَمْ تُبَالِهِ، ثُمَّ دَخَلَ عُمَرُ فَلَمْ تَهْتَشَّ لَهُ وَ لَمْ تُبَالِهِ، ثُمَّ دَخَلَ عُثْمَانُ فَجَلَسْتَ وَ سَوَّيْتَ ثِيَابَكَ، فَقَالَ : (( أَلاَ أَسْتَحْيِي مِنْ رَجُلٍ تَسْتَحْيِي مِنْهُ المَلاَئِكَةُ))

‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata : Suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berbaring di rumahku dalam keadaan kedua paha atau betisnya tersingkap. Kemudian datang Abu Bakr meminta izin (untuk masuk). Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  mengizinkannya untuk masuk, dalam keadaan beliau masih dalam kondisinya yang semula. Kemudian beliau berbincang-bincang. Tiba-tiba datang ‘Umar bin Al-Khaththab meminta izin pula, dan beliau pun mengizinkannya, dalam keadaan beliau masih dalam kondisinya yang semula, dan beliau melanjutkan perbincangannya. Kemudian datang ‘Utsman bin ‘Affan meminta izin, tiba-tiba Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam segera duduk sambil membenarkan pakaiannya. Maka masuklah ‘Utsman bin ‘Affan, dan beliau pun terus berbincang. Ketika beliau keluar, ‘Aisyah berkata : “Telah masuk Abu Bakr tetapi engkau tak nampak ceria dan tidak terlalu peduli. Begitu pula ketika ‘Umar masuk, engkau pun tidak nampak ceria dan tidak terlalu peduli dengannya. Namun ketika ‘Utsman bin ‘Affan masuk, engkau segera duduk dan membenahi pakaianmu.” Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  menjawab : “Tidakkah aku akan malu kepada seseorang yang sesungguhnya para malaikat telah malu kepadanya?”

Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari (hadits no, 2626, 3491) dan yang lainnya dari Abu ‘Abdirrahman As-Sulami,

أَنَّ عُثْمَانَ  حَيْثُ حُوْصِرَ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ وَ قَالَ : أَنْشُدُكُمُ اللهَ وَ لاَ أَنْشُدُ إِلاَّ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، أَلَسْتُمْ تَعْلَمُوْنَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : (( مَنْ حَفَرَ رُوْمَةَ فَلَهُ الجَنَّةُ )) فَحَفَرْتُهَا، أَلَسْتُمْ تَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ قَالَ : (( وَ مَنْ جَهَّزَ جَيْشَ العُسْرَةِ فَلَهُ الجَنَّةُ )) فَجَهَّزْتُهُ، قَالَ : فَصَدَّقُوْهُ بِمَا قَالَ

Bahwa ketika Khalifah ‘Utsman bin ‘Affan dikepung (oleh kelompok Khawarij)  beliau muncul di hadapan orang-orang yang berada di sekitarnya sambil berkata : “Aku memohon persaksian kalian atas nama Allah, dan tidaklah aku memohon persaksian kecuali dari para shahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam . Bukankah kalian telah mengetahui bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  pernah berkata : “Barangsiapa yang telah menggali sumur “Rumah” maka baginya Al-Jannah.” Kemudian aku pun segera menggalinya? Dan bukankah kalian juga telah tahu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata : “Barangsiapa yang mempersiapkan pembiayaan pasukan tempur pada peperangan Al-‘Usrah maka baginya Al-Jannah.” Kemudian aku pun segera melakukannya?”
Kemudian para shahabat yang ada di sekitarnya pun membenarkan apa yang diucapkannya.

Diriwayatkan pula oleh Al-Imam Al-Bukhari (hadits no. 3492, 3471) dan Al-Imam Muslim (hadits no. 2403) serta selain keduanya, dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu,

جَاءَ رَجُلٌ آخَرَ يَسْتَأْذِنُ فَسَكَتَ هُنَيْهَةً ثُمَّ قَالَ : (( ائْذَنْ لَهُ وَ بَشِّرْهُ بِالجَنَّةِ عَلَى بَلْوَى سَتُصِيْبُهُ ))، فَإِذَا عُثْمَان بن عفان.

… kemudian datang orang berikutnya meminta izin kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  untuk masuk. Beliau terdiam sejenak kemudian berkata : “Izinkanlah untuk orang tersebut dan berilah kabar gembira kepadanya, bahwa dia akan masuk Al-Jannah. Namun dia akan mengalami sebuah musibah yang pasti akan menimpanya.” Ternyata orang tersebut adalah ‘Utsman bin ‘Affan.

8 Tanggapan

  1. semoga ana dan keluarga mendapat keberkahan darinya

  2. semoga kita dapat mengamalkan sifat terpuji rasul dan sahabatnya..amiin..

  3. assalamualaikum wr…wb…..
    salah satu sahabat rasuluallah yang paling saya kagumi adalah syaidinna ustman bin affan.
    semoga beliau menjadikan cerminan hidup kita selamanya agar hidup kita lebih baik dan terrarah terlebih dengan ridho Allah SWT .amiennnnnnn……….
    wassalamualaikum wr. wb.

  4. subhanallah,,,,,,,,,,, semoga kita semua bisa meniru amal beliau,, amiin

  5. ada yang tau ? kenapa usman bin affan bisa di juluki dzunnurain (seseorang mempunyai dua cahaya (

  6. ada yang tau ? kenapa usman bin affan bisa di juluki dzunnurain (seseorang mempunyai dua cahaya)

  7. julukan ini diberikan,karna;beliau menikahi putri rasullalah yg ke 2 & ke 3,yaitu:rukayah & umu klalsum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: