KELOMPOK SYI’AH (OLEH SYAIKH SHALIH AL FAUZAN

Kelompok Ketiga: Syi’ah
Syi’ah adalah orang-orang yang ‘berlagak’ membela dan menolong Ahlul Bait. Tasyayyu’ secara asal bahasa: Mengikut dan membela, sebagaimana firman Allah:
وإن من شيعته لإبراهيم
“Dan sesungguhnya termasuk “syi’ah”nya (nabi Nuh) adalah Ibrohim.” (Ash Shoffat:83)
Yakni: Pengikut (dakwah)nya adalah Ibrohim dan termasuk penolong agamanya. Karena Allah subhanahu wata’ala ketika telah mengabarkan kisah Nuh, Allah berfirman:
وإن من شيعته لإبراهيم
“Dan sesungguhnya termasuk “syi’ah”nya (nabi Nuh) adalah Ibrohim.” (Ash Shoffat:83)
Maka asal tasyayyu’: Mengikut dan menolong. Kemudian istilah ini melekat pada kelompok ini yang menganggap bahwa mereka mengikut Ahlul Bait, yaitu ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu dan segenap keturunannya. Mereka mengira bahwa ‘Ali adalah orang yang mendapat wasiat dari Nabi untuk menjadi khalifah setelah beliau. Dan bahwa Abu Bakar, Umar, Utsman serta para shahabat telah mendhalimi ‘Ali dengan merampas kekhilafahan dari dirinya. Demikianlah igauan mereka. Mereka salah besar dalam hal itu. Karena para shahabat –termasuk ‘Ali- telah sepakat untuk membaiat Abu Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman. Berarti mereka juga menganggap ‘Ali sebagai penghianat. Mereka mengkafirkan para shohabat, kecuali sebagian kecil saja. Akibatnya mereka melaknat Abu Bakar dan ‘Umar serta menggelari mereka berdua dengan “Shonamai Quraisy” (Dua berhala Quraisy).
Termasuk madzhab mereka: Bersikap ghuluw (melampaui batas) dalam mengangungkan imam-imam dari Ahlul Bait. Memberikan kepada imam hak untuk membuat syari’at. Mereka menganggap bahwa Al Qur’an telah dirubah-rubah dan dikurangi hingga akhirnya mereka menjadikan para imam sekutu bagi Allah. Mereka bangun monument-monumen diatas kubur-kubur mereka. Memasang kubah diatasnya, thawaf disekitarnya. Mereka menyembelih dan bernadzar disana.
Kelompok syi’ah terpecah menjadi banyak kelompok. Sebagiannya ada yang lebih ringan kesesatannya disbanding yang lain. Dan sebagiannya ada lebih sesat disbanding yang lain. Diantaranya: Zaidiyah, Rafidhoh Itsna Asyariah, Isma’iliyyah, Fathimiyyah, Qaramithoh….dan…dan …. Jumlah yang besar dan pecahan yang banyak
Demikianlah ….setiap yang meninggalkan kebenaran, maka mereka akan selalu dalam perselisihan dan perpecahan. Allah azza wajalla berfirman:
“Maka jika mereka beriman dengan seperti apa yang telah kalian imani, maka niscaya mereka mendapat petunjuk. Dan bila mereka berpaling, maka sebenarnya mereka dalam perpecahan. Allah-lah yang akan mencukupkan engkau dari mereka. Dan Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (Al Baqarah:137)
Maka siapapun yang meninggalkan kebenaran, akan ditimpa dengan kebatilan, penyimpangan perpecahan. Mereka tidak akan beruntung bahkan merugi. Kita memohon perlindungan kepada Allah.
Syi’ah terpecah menjadi beberapa kelompok dan aliran. Qodariyah juga demikian. Khowarij juga terpecah menjadi banyak kelompok: Azariqoh, Haruriyah, Najdat, Shofriyyah, Ibadhiyyah … ada yang ekstrim dan ada yang tidak sampai demikian.

Dinukil dari terjemahan Kitab: Lamhah ‘Anil Firoqid Dhollah.
Pengarang: Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan

Satu Tanggapan

  1. oo..
    rupanya ini arti orang2 syiah…
    benar-benar orang2 yang menyalahgunakan ajaran agama.. makasih infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: