MENGENAL SYI’AH LEBIH DALAM LAGI

Bismillah….

Genderang perang islam Vs syi’ah sudah ditabuh sejak dahulu kala, dari awal muncul agama baru ini pada masa amirul mukminin, Al-Murtadha Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu sudah mendapat kecaman keras dari ulama’ ahlussunnah wal jama’ah baik dari para shahabat dan tabi’in. bahkan tidak tanggung-tanggung, Ali bin Abi Thalib yang di didik langsung oleh rasululullah shalallahu ‘alaihi wasallam pun tidak ridha dengan kemunculan agama syi’ah, walaupun agama baru ini yang dipelopori Abdullah bin Saba’ si Yahudi Yaman kononnya mengaku membela hak-hak ahlul bait nabi. Siapa sih yang tidak cinta Ahlul bait nabi? Tidak ada seorang mukmin pun melainkan ia pasti cinta ahlul bait nabi. Akan tetapi jika caranya seperti yang ditempuh Abdullah bin Saba’ dan anak keturunannya tentu menjadi musibah besar. Oleh karena itu Ali bin Abi Thalib, sangking geramnya terhadap agama Syi’ah ini langsung memerintahkan pasukannya untuk membakar mereka. Perhatikanlah! Ternyata seorang ahlul bait nabi yang mulia, Al-Murtadha Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu tidak ridha dengan kemunculan agama syi’ah ini.

Lucunya, ada sebagian kecil kaum muslimin yang tidak paham akan kebobrokan aqidah syi’ah sok menggembar gemborkan persatuan sunny syi’ah. Apanya yang mau disatukan??? Agama berbeda, kitab suci berbeda, tempat yang disucikan berbeda, pelaksanaan hajinya berbeda, shalatnya berbeda, wudhu’nya berbeda, adzannya berbeda, nabinya berbeda, kiblat berbeda, syari’at berbeda, dalam semua hal terjadi perbedaan. Jadi kira-kira apanya yang mau disatukan?!! Sama halnya kita menyatukan islam dengan yahudi atau islam dengan nashara…… wal-‘iyadzu billah

Kaum muslimin, saudara-saudaraku rahimakumullah….

Mungkin tidak semua kita mengetahui secara detail hakekat sebenarnya syi’ah rafidhah. Jangan dulu menyimpulkan hanya dikarenakan melihat zhahir akhlak mereka yang baik, ramah, sopan dan beradab. Ingat, mereka memiliki aqidah taqiyyah (dusta)!! Sebagaimana yang mereka sebutkan sendiri dalam kitab andalan mereka “la diina liman la taqiyyah lahu” tidak ada agama bagi yang tidak melakukan taqiyyah. Pembahasan seputar taqiyyah telah kami singgung pada edisi-edisi yang lalu.

Pada kesempatan kali ini kami ingin mengajak pembaca menilik kitab-kitab refereni syi’ah, agar kita mengetahui hakekat sebenarnya aqidah agama ini, yang dengan itu kita akan mengetahui bahwa memang syi’ah adalah sebuah agama tersendiri diluar islam, tidak hanya sekedar madzhab atau kelompok islam…. sekali lagi, kita akan menjadikan kitab-kitab mereka sendiri sebagai referensi.

Dengan memohon pertolongan Allah kami memulai tulisan ini………..

Abdullah bin Saba’, pendiri resmi agama Syi’ah

Diantara keyakinan syi’ah itsna asyariah, mereka mengakui dan mengetahui bahwa agama syi’ah berasal dari seorang Yahudi yang bernama Abdullah bin Saba’, dan mereka juga mengakui bahwa Ali membakar mereka (penganut syi’ah) dan berlepas diri dari mereka. (Lihat kitab “Firaqusy Syi’ah” hal.22 dan kitab “Ikhtiyar Ma’rifah Ar-Rijal” karya Ath-Thusi, 107)

Syi’ah mengkafirkan Ummahatul Mukminin

Mereka berkata: “Sesungguhnya istri nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sangat memungkinkan menjadi kafir sebagaimana istri nabi Nuh dan istri nabi Luth

Yang dimaksud istri nabi shalallahu ‘alaihi wasallam disini adalah Ummul Mukminin ‘Aisyah dan bapaknya. (lihat kitab “Haditsul Ifk” karya Ja’far murtadha, hal.17)

Mereka berkata: “Sesungguhnya ‘Aisyah radhiallahu ‘anha telah murtad sepeninggal nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana telah murtad pula banyak dari para shahabat.” (Lihat kitab “Asy-Syihabuts Tsaqib fi Bayani ma’na An-Nashib” karya Yusuf Al-Bahrani, hal.236)

Mereka juga berkata: “Sesungguhnya ‘Aisyah pernah mengumpulkan empat puluh dinar dari para pengkhianat dan memberikannya kepada musuh-musuh ‘Ali radhiallahu ‘anhu.” (Lihat kitab “Masyariqu Anwaril Yakin” karya Rajab Al-Burasi, hal.86)

Mereka juga berkata: “Sesungguhnya ummul mukminin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha pernah melakukan perbuatan keji (perzinahan) wal-‘iyadzu billah-.

Adapun ayat “mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu)” (QS.An-Nuur:26) mereka (syi’ah) berkata: “ayat ini ditujukan kepada nabi shalallahu ‘alaihi wasallam untuk membersihkan beliau dari tuduhan zina bukan untuk ‘Aisyah”

Lihatlah, betapa bencinya mereka terhadap ummul mukminin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Tahukah anda, siapakah yang mula-mula menuduh ‘Aisyah berzina??? Ya… mereka adalah kaum munafikin yang dipelopori Abdullah bin Ubay bin Salul. Ternyata syi’ah ingin menghidupkan kembali tradisi kebiasaan kaum munafikin. La haula wala quwwata illa billah

Tidakkah mereka tahu bahwa Allah telah membersihkan dari diri ummul mukminin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha tuduhan keji itu, Allah berfirman: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).” (QS. An-Nuur:26)

Ayat Ini menunjukkan kesucian ‘Aisyah radhiallahu ‘anha dari segala tuduhan yang ditujukan kepadanya. Rasulullah adalah orang yang paling baik maka pastilah wanita yang baik pula yang menjadi istri beliau. Jika orang-orang syi’ah menuduh ‘Aisyah berzina secara tidak langsung mereka menuduh rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam tidak beres mencari pasangan hidup atau mereka menuduh rasulullah sebagai pezina pula.

Sikap berlebihan mereka terhadap Imam ‘Ali radhiallahu ‘anhu

Mereka berkata: “Seungguhnya ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, dialah yang membagi surga dan neraka. Dia akan memasukkan penduduk surga kedalamnya dan penduduk neraka kedalamnya.” (Lihat kitab “Bashair Ad-Darajaat” karya Ash-Shaffar, 8/235)

Mereka berkata: “Sesungguhnya Allah akan memasukkan ke dalam surga siapa saja yang mentaati imam Ali WALAUPUN IA MENDURHAKAI ALLAH, dan sesungguhnya Allah akan memasukkan neraka siapa saja yang menentang imam Ali WALAUPUN IA MENTAATI ALLAH TA’ALA.”(Lihat kitab “Kasyful Yakin fi Fadhail Amiril Mukminin” karya Hasan bin Yusuf Al-Muthahhir Al-Hulli, hal.8)

Mereka berkata: “Sesungguhnya Ali bin Abi Thalib akan masuk kedalam surga sebelum nabi shalallahu ‘alaih wasallam.” (Lihat kitab “‘Ilal Asy-Syara’I” karya Ibnu Babawaih Al-Qummi, hal.205)

Mereka berkata: “Sesungguhnya ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu mampu menghidupkan orang mati dan menghilangkan kesusahan dari orang yang sedang ditimpa kesusahan.” (Lihat kitab “‘Uyunul Mu’jizat” karya Husein Abdul Wahhab, hal.150 dan risalah “Halalul Masyakil” dan kisah Abdullah Al-Haththab Al-Khurafiyah.

Sikap berlebihan mereka terhadap sayyidah Fathimah radhiallahu ‘anha

Mereka berkata: “bahwa Fathimah, Hasan dan Husein serta semua keturuan Husein makshum.” (Lihat kitab “‘Aqa’idul Imamiyah” karya Muhammad Ridha Muzhffar, hal.89 dan 98)

Mereka berkata: “Kalau bukan karena imam Ali tidak akan diciptakan Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dan kalau bukan karena Fathimah tidak akan diciptakan keduanya.” (Lihat kitab “Al-Asrarul Fathimiyyah” karya Muhammad Al-Mas’udi, hal.98)

Mereka berkata: “Sesunggunya Fathimah radhiallahu ‘anha adalah titisan tuhan yang menjelma dalam bentuk seorang wanita.” (Lihat kitab “Al-Asrarul Fathimiyyah” karya Muhammad Al-Mas’udi, hal.355)

Mereka berkata: “Sesungguhnya Fathimah radhiallahu ‘anha mengajak bicara ibunya ketika ia masih dikandungan.” (Lihat kitab “Fathimah Az-Zahra’ minal Mahdi ilal Lahd” karya Muhammad Al-Qazwaini, hal.38)

Sekali lagi, pahamilah dengan baik aqidah kufur mereka diatas….. kemudian simpulkanlah, apakah masih anda menganggap syi’ah bagian dari islam???? Simpulkanlah dengan penuh keadilan dan ilmu.

Jauhilah beragama dengan hawa nafsu..

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya. Dan Allah Telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan menutup penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al-Jatsiyyah:23)

“dan tidak ada yang lebih sesat dari orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Qashash:50)

Bersambung, insya Allah…

21 Tanggapan

  1. Sebetulnya saya gerah juga sama MUI, kenapa ga keluarin fatwa ajaran terlarang utk syiah ya?

    —haulasyiah—
    wallahu a’lam, mungkin MUI memiliki pertimbangan lain. Semoga saja kita semua dimudahkan Allah untuk membersihkan Bumi kita tercinta ini dari para penoda islam.

  2. syiah itu bahaya.
    BERSATULAH WAHAI UMAT ISLAM!!!

  3. Ada agama Syiah,,berarti ada juga Agama Suni ?.
    Kalau tidak salah ada dua orang Imam Suni yang belajar agama Islam kepada Imam Syiah ( Imam Jafar Ashodiq ) diantaranya Imam Safei dan Imam Malik ( maaf jika salah )..

    Jadi kalau Haulasyiah menganggap bahwa syiah adalah sesat, itu sama saja menganggap Imam Safei sesat dan Imam Malik juga sesat..

    mas didik…. perlu anda ketahui bahwa peperangan ahlussunnah/sunni itu hanya dengan syi’ah bukan dengan ahlul bait. Imam Jafar Shodiq bagian dari ahlul bait yang konsisten diatas kebenaran dan ia adalah ulama ahlussunnah. lihat ini
    jadi ya benar kalau imam malik dan syafi’i mengambil ilmu dari beliau. dan kami tidak pernah mencela beliau…. iya kan

    Sementara ada yang menganggap bahwa Imam Jafar Ashodiq bukan Syiah, beliau adalah Suni..Tapi kenapa tidak pernah dijadikan rujukan atau tidak pernah terdengar gaungnya dikalangan Suni..

    seberapa jauh anda mempelajari sunni dan kitab-kitab sunni. kan banyak dalam kitab-kitab sunni nukilan beliau…..

    Jadi menurut saya..Kalau Syiah itu mengambil rujukan-rujakan dari keturunan Rosul.. Sedangkan Suni mengambil dari sahabat Rasul sampai dengan kepada para tabiin..
    Kenapa Syiah melakukan seperti itu, karena mereka lebih mempercayai keturunan Rasul ketimbang orang lain. Sama seperti kita dikeluarga.Kita lebih percaya dengan keluarga dari pada dengan orang lain..

    berarti antum gak paham siapa itu sunni. kata shahabat yang dimaksud sunni itu juga termasuk ahlul bait yang pernah ngelihat rasul, demikian pula tabi’iin dan seterusnya. kata siapa sunni gak mengambil ilmu dari ahlul bait. terlalu banyak mas contohnya di kitab-kitab sunni.
    dan kata siapa syi’ah ngikuti ahlul bait. ini contoh terkecil lihat kenapa kok syi’ah tidak mengikuti jejak imam Ja’far kalau memang mereka mengikuti ahlul bait.

    Untuk itu marilah kita sama-sama menghargai pendapat atau jalur yang dipakai oleh keduabelah pihak..Bukannya malah saling mencaci dan menganggap sesat..Kita sudah ditinggal oleh Rasul 14 Abad lamanya,, adalah wajar bila terjadi perbedaan..

    ada perbedaan itu wajar, kami memperingatkan umat dari bahaya syi’ah juga wajar kan.

    Yang penting Kita masih menjunjung Tinggi Kalimat Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusannya dan Nabi penutup….Beda dengan Akhmadiyah yg menganggap nabi Muhammad bukan nabi terakhir..

    ya beda dengan ahmadiyyah…. beda pula dengan syi’ah yang menganggap fathimah adalah titisan tuhan… lantas apa bedanya dengan nashara…. apakah seperti itu dikatakan menjunjung tinggi kalimat Allah

    Saudaraku masih banyak menghadang musuh-musuh islam didepan kita..jangan lah energi kita habis dibuang hanya untuk mencaci dan mensesatkan. Sangat sayang sekali..Musuh Islam yang terbesar sekarang adalah KEMISKINAN..Karena Saya ingat sekali kalau kyiai di mushala sering mengatakan KEMISKINAN MENDEKATI KEKUFURAN..Kalau sudah kufur maka akan keluar dari Islam alias MURTAD..Inilah yang harus kita cegah bersama, supaya saudara-saudara kita tidak terjun kedalam ke murtadann..Bukankah Kita yang berdosa bila ada saudara kita yang jatuh kedalam kemurtadan dikarenakan kemiskinan..Yang seharusnya energi kita digunakan untuk membantu orang miskin, malah habis digunakan untuk saling mencaci..maka lawan-lawan Islam Akan Sorak sorai…

    Tks

    ya masih sangat banyak musuh islam, termasuk yang paling para adalah syi’ah rafidhah. kita bagi-bagi tugas saja, antum ngadepin pemurtadan dari jalan kemiskinan, kami menghadapi pemurtadan dari jalan syi’ah rafidhah… thayyib! barakallahu fikum

  4. pernyataan anda tentang abdulah bin Saba’,.telah “basi”,.karena pada saat ini banyak para ulama sunny,.yg menyatakan bahwa Abdullah bin Saba’ adalah tokoh fiktif,. yang diadakan oleh para pembenci Ahlul-Bait untuk menyingkirkan Mazhab Ahlul-Bait,.maka dari itu,.anda yang menukil pernyataan diatas..saya harap pelajari sejarah Mazhab lebih dalam lagi,.jangan berbicara kalo sesungguhnya anda tidak tau sama sekali ttg Mazhab Syi’ah,..atau anda buta tentang ilmu perbandingan Mazhab,..bertobatlah kpda Allah SWT,.atas fitnah yang telah anda buat,…

    lo… lo…. kok tersinggung, tinggal ngakui kan enak. Kan sudah saya sebutkan, semua yang ada di artikel ini bersumber dari kitab-kitab KARANGAN ULAMA’ SYI’AH. jadi untuk apa kalian susah2 cari alasan lagi…

  5. saya menantang anda berdebat, sholat,adzan,haji, kitab suci, dan tempat suci syiah,.yg menurut anda berbeda,.jgn hanya bicara kosong,.dan membuat peryataan yang memecah belah umat Islam,.niscaya anda akan celaka dengan pernyataan kosong yang anda buat diatas,…..

    mas Achmad mungkin sebelum anda ngomong gak karuan sebaiknya anda baca ini dulu

  6. وَ قَدْ قَالَ قَائِلٌ إِنَّكَ عَلَى هَذَا الْأَمْرِ يَا ابْنَ أَبِي طَالِبٍ لَحَرِيصٌ فَقُلْتُ بَلْ أَنْتُمْ وَ اللَّهِ لَأَحْرَصُ وَ أَبْعَدُ وَ أَنَا أَخَصُّ وَ أَقْرَبُ وَ إِنَّمَا طَلَبْتُ حَقّاً لِي وَ أَنْتُمْ تَحُولُونَ بَيْنِي وَ بَيْنَهُ وَ تَضْرِبُونَ وَجْهِي دُونَهُ فَلَمَّا قَرَّعْتُهُ بِالْحُجَّةِ فِي الْمَلَإِ الْحَاضِرِينَ هَبَّ كَأَنَّهُ بُهِتَ لَا يَدْرِي مَا يُجِيبُنِي بِهِ .
    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَعْدِيكَ عَلَى قُرَيْشٍ وَ مَنْ أَعَانَهُمْ فَإِنَّهُمْ قَطَعُوا رَحِمِي وَ صَغَّرُوا عَظِيمَ مَنْزِلَتِيَ وَ أَجْمَعُوا عَلَى مُنَازَعَتِي أَمْراً هُوَ لِي ثُمَّ قَالُوا أَلَا إِنَّ فِي الْحَقِّ أَنْ تَأْخُذَهُ وَ فِي الْحَقِّ أَنْ تَتْرُكَهُ .

    Bgmn dg yg ini..???
    Apa tanggapan Ibn Taimiyah Al Nashibi??

    —haulasyiah—
    mas ibn sampeyan seneng sekali ya pake pendapat2 yang lemah….
    untuk menanggapi pernyataan diatas anda bisa baca kitab “Firaqun Mu’asharah tantasibu ilal islam” kelompok-kelompok jaman ini yang berlabelkan islam.
    ni diantara bantahannya untuk selengkapnya baca kitab diatas ya:
    وأما شرف الدين العاملي في مراجعاته التي زعم فيها أنه منصف يقول الحق، فقد جاء في كتابه هذا بالطامات والدواهي الغليظة بما افترى من الكلام والوقيعة في الصحابة عموماً، والخلفاء الثلاثة خصوصاً بطرق غامضة وأساليب ملتوية.
    فقد عرَّض بأبي بكر وعمر أنهما خطبا إلى الرسول صلى الله عليه وسلم ابنته فاطمة فلم يزوجها من أحد منهما، وزوجها من علي فحسداه على ذلك وكاداه بكل وسيلة فلم ينجحا. فقال العاملي في ذلك مع الشتم لأبي بكر وعمر رضوان الله عليهما: ((وقد تظافرت الروايات أن أهل النفاق والحسد والتنافس لما علموا أن رسول الله صلى الله عليه وسلم سيزوج علياً من بضعته الزهراء وهي عديلة مريم وسيدة نساء أهل الجنة.
    حسدوه لذلك وعظم عليهم الأمر؛ لا سيما بعد أن خطبها من خطبها فلم يفلح.
    وقالوا: إن هذه ميزة يظهر بها فضل علي، فلا يلحقه بعدها لاحق، ولا يطمع في إدراكه طامع فأجلبوا بما لديهم من إرجاف، وعملوا لذلك أعمالاً، فبعثوا نساءهم إلى سيدة نساء العالمين ينفرنها، فكان مما قلن لها: إنه فقير ليس له شيء لكنها عليها السلام لم يخف عليها مكرهن وسوء مقاصد رجالهن، ومع ذلك لم تبد لهن شيئاً يكرهنه حتى تم ما أراده الله عز وجل ورسوله لها(313).
    ولقد نسي أن الرسول صلى الله عليه وسلم زوج عثمان على ابنتيه، وتمنى أن لو كانت له ثالثة فيزوجه أيضاً. وأن أبا بكر وعمر لم يصنعا هذا الصنيع ولا شيئاً منه تجاهها ولا تآمرا عليه. وقد تناقض العاملي فإنه ذكر أيضاً ما يدل على تبرم فاطمة بزواجها من علي، فقد افترى على أبي هريرة، قال: قالت فاطمة: يا رسول الله زوجتني من علي وهو فقير لا مال له؟
    قال صلى الله عليه وسلم : يا فاطمة أما ترضين أن الله عز وجل اطلع إلى الأرض فاختار رجلين أحدهما أبوك والآخر بعلك(314). وعن معقل بن يسار أن النبي صلى الله عليه وسلم عاد فاطمة في مرض أصابها على عهده فقال لها: كيف تجدينك؟ قالت: والله لقد اشتد حزني واشتدت فاقتي وطال سقمي. قال صلى الله عليه وسلم: أما ترضين أني زوجتك أقدم أمتي إسلاماً، وأكثرهم علماً، وأعظمهم حلماً))(315) ثم قال العاملي: ((والأخبار في ذلك متضافرة لا تحتملها مراجعاتنا))(316).
    وقد طعن في إيمان أبي بكر وعمر وطاعتهما للرسول صلى الله عليه وسلم، وكذلك عثمان رضي الله عنه، وكل من أطاعهم فزعم أنهم كانوا لا يمتثلون لكلام الرسول صلى الله عليه وسلم ويؤولون قوله لصالحهم دون أي اكتراث بمخالفته…إلى أن قال: ((أما الخلفاء الثلاثة وأوليائهم فقد تأولوا النص عليه بالخلافة للأسباب التي قدمناها))(317) وزعم أن علياً كان دائم الشكوى من قريش، ومن أبي بكر وعمر، فقال: ((وكم احتج أيام خلافته متظلماً، وبث شكواه على المنبر متألماً))(318).
    وأنه دائم الدعاء عليهم بقوله: ((اللهم إني أستعينك على قريش ومن أعانهم، فإنهم قطعوا رحمي، وصغّروا عظيم منزلتي، وأجمعوا على منازعتي أمراً هو لي)). ولقد نسي أن علياً بن أبي طالب كان لا يرى الدنيا تساوي شيئاً عنده فكيف بالخلافة التي أخذوها وهو كاره لها، لولا ما كان يؤمله من استقامة الناس على الدين، والقضاء على الفتن.

  7. Saya penggemar https://haulasyiah.wordpress.com/…Berjuang terus..Allahu Akbar.

  8. islam versus Syi’ah? Islam yg mana ya? bukankah syi’ah dan para Imamnya juga Islam? wah, ra masuk akal. orang kok gampang bgt menuduh sesat orang lain. Setahu saya dunia islam mengenal 1 islam, di dalamnya terdapat 2 Mazhab besar Sunni dan Syi’ah. Terus yang ma yang dimaksud Islam di atas? ono ono wae, tho…

    —haulasyiah—
    Biar tahu lebih dalam tentang syi’ah, serta perbedaannya dengan islam bisa anda ikuti terus artikel-artikel yang ada di blog ini.

  9. to haulasyah cayo…
    mantaap………
    lop u degh……
    dont give up ok…

  10. assalamualik ya akhinalkirom haulasyah.
    ana sangat sependapat sama antum, syi’ah memang harus di bumi hanguskan dari bumi allah.(indonesia) lebih khusus lagi dari bangil pasuruan central muncul nya syiah di jatim. karena ada ponpes syiah (YAPI) yang didalam nya terdapat kader kader dari berbagai penjuru nusantara.yang mana pendirinya adalah HUSEIN HABSYI yang sangat membesarkan imam mereka AYATULLAH KHUMAENI LA’NATULLAH ALAIH,
    marikita berjuang ya akhi haulasyiah, berjuang sampai titik darah penghabisan orang syiah.
    ALLAH HU AKBAR
    ALLAH HU AKBAR
    ALLAH HU AKBAR

  11. Semoga Allah membantu dengan semudah-mudahnya Hambanya yg ingin Merlari menujuNya!. dan membuang jauh2 fitnah dari tubuh kebenaran.

  12. Saya bukannya memihak apapun itu… Tapi… Tolong!! Penghargaannya terhadap agama ALLAH apapun itu!, gausahlah mengomentari apalagi menganggap buruk apa2 yg tdk kita ketahui 100% (secara sgt jelas). Bukannya merasa paling benar tanpa benar2 paham adl Sifat kesombong?!!! ,ibadah adl urusan kita dgn Allah!! ga perlulah dipamer-pamer!. berkacalah terhadap diri sendiri…,Apakah kita sudah menjadi hamba Allah yg baik dan Hidup mencerminkan Khalifatullah…???

  13. to haulasyiah .. baguss, top markotop..:)

  14. hidup…sunnah…

  15. memang sangat aneh kalau masih ada yg menganggap syiah itu muslim…. pehamanan mereka yg menganggap Siti Fatimah Az Zahra adalah titisan Tuhan sudah mengeluarkan mereka dari sebutan Muslim, peryataan tersebut sesungguhnya telah menghina Siti Fatimah dan Rasulullah.. kalo memang benar knapa Baginda Nabi tidak mengetahuinya?

  16. aduh … sipembela syiah kayaknya otaknya udah goblok ya…mencari dan memikirkan kebenaran ahlussunnah aj susah..otaknya udah tercemar nich…SYIAH ADALAH NON MUSLIM…ALLAHHU AKBAR…

  17. Semoga Allah menghancurkan agama syiah dan memberikan hidayah kepada pemeluknya agar kembali kepada Islam yg shahih berdasarkan pemahaman para shahabat radhiallahu anhum..

    Semoga Allah meninggikan dan melestarikan dan menjaga al-Qur’an dan sunnah serta membersihkan Ahlul bait radhiallahu anhum dari klaim dusta anak keturunan yahudi dan majusi.

  18. […] bahayanya syi’ah On July 13, 2010, in AL-FIRQOH, by Ridwan Ibnu Abdil Aziz MENGENAL SYI’AH LEBIH DALAM LAGI […]

  19. membaca komen2 nya pembela syiah semakin memantapkan iman saya bahwa syiah itu memang SESAT!!!…
    mana ada ajaran orang beragama membolehkan umatnya menyakiti diri sendiri,,,berciuman dengan sesama lelaki, atau memayungkan al quran di atas kepala…mengatakan jibril mengantuk sewaktu menyampaikan wahyu sehingga salah tujuan ke Nabi Muhammad…
    ISlam itu 2 kalima syahadat tanpa ada embel2 ALI…
    kalian tu banyak terpengaruh agama MAJUSI di persia…atau mngkin ini yang dimaksud dgn tentara DAJJAL yang muncul dari Khurasan?.
    syiah…syiah…cape deh..

  20. ana s7 dgn fra
    smanGattt u/ haula Syi’ah…
    kpd Ariesty Nurul Iman Janganlah kita berkata tanpa ilmu…lebih baik anda telusuri blog ni serta koment2ny setelah itu anda bisa berkata!!
    dengan ditulisnya artikel ni bermaksud u/ mengungkapkan keburukan syi’ah agar kita dapat antisipasi bila ada disekitar kita…ini bukan fitnah tpi suatu kenyataan dan ada buktinya…bila syi’ah berkembang pesat di Indonesia ahlussunnah kaya kita akan dihancurkan seperti halnya di dammaj

  21. […] https://haulasyiah.wordpress.com/2008/09/02/mengenal-syi%E2%80%99ah-lebih-dalam-lagi/ Rate this: Bagikan ke teman:FacebookTwitterEmailPrintLike this:SukaBe the first to like this […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: