Sikap Berlebihan Syi’ah Terhadap Ali dan Fathimah

Muhammad Al-Mas’udi, salah seorang ‘ulama Syi’ah mengatakan dalam kitabnya Al-Asrarul Fathimiyah Hal.98: “Kalau bukan karena ‘Ali tidak akan diciptakan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan kalau bukan karena Fathimah tidak akan diciptakan keduanya.”

Begitulah kata mereka, tidak tahu dari mana igauan bathil ini mereka dapatkan. Yang jelas, maknanya bathil semua. Selain terkandung sikap ghuluw terhadap Ali dan Fathimah, diwaktu yang sama juga ada unsur penghinaan terhadap pribadi mulia, Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Ternyata aqidah bathil ini tidak hanya dianut oleh pendahulu mereka, tapi diteruskan oleh ulama mereka sekarang.

Semoga Allah menyelamatkan kaum muslimin dari bahaya Syi’ah dan aqidah Syi’ah. Amin

5 Tanggapan

  1. Assalamualikum

    Kaum Syiah percaya bahwa Ali ibn Tholib adalah Imam Mahdi yang pertama. Imam Mahdi adalah seorang yang mendapatkan petunjuk dari ALLAH; karena dia rajin membaca AlQuran.

    SHOHIH MUSLIM, Kitab Iman
    Rasulullah berkata: “Tidak ada yang mencintai Ali ibn Tholib kecuali orang2 yang benar2 beriman (Muslim); dan tidak ada yang membenci Ali ibn Tholib kecuali orang2 yang berpura-pura beriman (Munafiq)!”

    —haulasyiah—
    Maaf Pak Haji, yang kami permasalahkan bukan Imam Ali, siapa sih yang tidak mengakui ke-imam-an Ali bin Abi Thalib???! Namun yang kami permasalahkan adalah sikap ghuluw Syi’ah terhadap beliau dengan membuat hadits-hadits palsu. Lebih para lagi, hadits-hadits palsu tersebut mengandung penghinaan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

  2. kejadian seperti ini mungkin sama saja dengan Nabi Isa as, bila kita perhatikan baik-baik.golongan syi’ah ingin memecah belahkan islam dan di samping itu mereka melecehkan Nabi Muhammad SAW.Sikap berlebihan syi’ah sudah melampaui batas.

  3. kalau tidak ada 3 orang mulia tersebut maka tidak ada saya anda dan tentu “as-shiddiq”

    —haulasyiah—
    maaf mas mouccapho, Bisa dijelaskan sedikit rinci

  4. Aku bersaksi tiada Illah kecuali Allah SWT, dan aku bersaksi Muhammad SAW rasulullah……………………………………..Allah SWT bersholawat kepada Muhammad SAW………………….barang siapa mengingkari kalimat ini, kafir, murtad, zholim.

    —-haulasyiah—
    Jika anda hanya mencukupkan dengan “Aku bersaksi tiada illah kecuali Allah”, Illah artinya kan “Sesembahan” atau “tuhan” maka maknanya kurang tepat atau bisa dianggap keliru besar. Mengapa? karena realita menunjukkan bahwa tuhan di dunia ini sangat banyak sekali jumlahnya selain Allah: Pohon, kuburan, api, Yesus, Berhala, dll
    Tetapi yang benar arti “La Ilaha Illallah” adalah: “Tidak ada Illah yang berhak tuk di ibadahi kecuali Allah” walaupun jumlah Illah/tuhan sangat banyak namun yang berhak hanya Allah, karena Allah adalah pencipta, pemberi rizki, dan pengatur alam semesta……

  5. blog yg bagus….

    menambah wawasan saya…

    keep posting, bro !!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: