Pertempuran Maut (Lanjutan Kisah dan Petikan Hikmah dari Perang Uhud)

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No : 27 / VII / VIII / 1431

Perang berkobar di setiap titik

Genderang perang semakin nyaring saja bunyinya, kucuran darah, ringkikan kuda, dencing suara pedang semakin menambah warna kental suasana bumi Uhud saat itu. Perang berkecamuk merata di setiap titik bak kobaran api menjalar membakar rerumputan kering, jagoan-jagoan Islam benar-benar menampakkan kehebatan dan kepiawaian mereka dalam putaran perang kali ini, militansi pasukan Islam merupakan buah dari kekuatan iman yang merasuk dan terpatri kuat dalam hati mereka, seakan-akan iman telah memenuhi setiap pembuluh darah mereka, kecilnya jumlah tak menciutkan nyali para pejuang demi tegaknya agama Allah subhanahu wa ta’ala di muka bumi. Mereka begitu yakin bahwa kematian tidak akan dipercepat dengan perang dan tidak pula diundur dengan meninggalkannya. Bermodalkan iman dan semangat membaja mereka bertawakal kepada Rabbul Alamin menggadaikan nyawa mereka demi kenikmatan abadi disisi Allah subhanahu wa ta’alaAl-Jannah (surga). Baca lebih lanjut

Silaunya Kilatan Pedang (sepetik kisah dari Perang Uhud)

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No: 26 / VI / VIII / 1431

Para pembaca, semoga Allah Subhaanallaahu wa Ta’aala senantiasa mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua, salah satu potret realita yang terkandung dalam rahim sejarah Islam. Peristiwa monumental yang tidak akan pernah terlupakan dalam benak muslim sejati. Peristiwa yang menggambarkan pertentangan dua sisi yang berlawanan. Pertarungan antara kebenaran melawan kebatilan. Manusia beradab melawan manusia biadab. Manusia mulia melawan manusia tercela. Kaum muslimin yang cinta kedamaian berseteru dengan kaum kafir yang suka kekacauan. Sebuah tragedi memilukan hati yang terkandung pelajaran penting dan berharga bagi muslim sejati terhadap petuah dan perintah (sunnah-sunnah) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam. Sebuah insiden berdarah kontak senjata antara kaum muslimin melawan kaum musyrikin Quraisy yang terjadi pada bulan Syawwal tahun ketiga Hijriyah, peristiwa tersebut dikenal dengan Perang Uhud. Berikut petikan ringkas kisahnya:

Baca lebih lanjut

Audio: Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq

Berikut adalah kajian bersama Al Ustadz Hamzah Rifa’i membahas Bab Fadhoilush Shahabah “Keutamaan Para Shahabat” dari kitab Shahih Muslim. Baca lebih lanjut

Kepahlawanan Para Shahabat Ketika Perang Yarmuk

Sejarah kejayaan Islam tak lepas dari amalan jihad yang diperani oleh para pendahulu umat ini. Jihad memiliki kedudukan mulia di dalam Islam. Tentunya, diatas ketentuan yang telah digariskan Allah  dan Rasul-Nya . Bukan aksi teror yang muncul dari semangat tanpa ilmu. Tulisan berikut ini adalah memaparkan gambaran jihad fii sabilillaah di masa Khalifah Abu Bakr Ash-Shiddiq .

Baca lebih lanjut

Kedudukan Mu’awiyah bin Abi Sufyan disisi Ulama’ Salaf

قال أبوعلي الغَسَّاني الجَيَّاني – كما ذكر ابن خَلِّكان -: (أن عبد الله بن المبارك سئل: أيهما أفضل: معاوية بن أبي سفيان أم عمر بن عبد العزيز؟ فقال: “والله إنَّ الغبار الذي دخل في أنف معاوية مع رسول الله صلى الله عليه وسلم أفضل من عُمر بألف مرَّة، صلَّى معاوية خلف رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقال: سمع الله لمن حمده. فقال معاوية: ربنا ولك الحمد. فما بعد هذا ؟”).اهـ.

Abu Ali Al-Ghossani Al-Jayyani sebagaimana disebutkan Ibnu Khollikan: “Bahwa Abdullah bin Mubarok ditanya, ‘Siapakah yang lebih afdhol, Mu’awiyah bin Abi Sufyan ataukah Umar bin ‘Abdul ‘Aziz? Baca lebih lanjut

Di antara keutamaan Hasan dan Husain radhiallahu anhuma

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:
Dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, bahwa sesungguhnya beliau pernah berdoa untuk Hasan: Ya Allah! Sesungguhnya aku sangat mencintainya, maka cintailah dia dan cintailah orang yang mencintainya” Baca lebih lanjut

Keistimewaan Sepuluh Shahabat Peraih Janji Surga

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Abu Bakar di Jannah (surga), Umar di Jannah, Ustman di Jannah, Ali di Jannah, Thalhah di Jannah, Zubair di Jannah, Abdurrahman bin ‘Auf di Jannah, Sa’d di Jannah, Sa’id di Jannah, dan Abu ‘Ubaidah di Jannah)) (HSR. Tirmidzi) Baca lebih lanjut